Selamat Datang
Musik adalah suara yang terorganisir.
Ini mungkin terdengar terlalu sederhana, tetapi ini adalah definisi yang paling benar. Seorang komposer atau penulis lagu mengambil suara mentah — getaran di udara — dan mengorganisirnya menjadi pola yang membuat kita merasa sesuatu.
Dan ini adalah hal yang paling orang lupakan: keheningan juga merupakan bagian dari musik. Jeda antar nada, napas sebelum bait, momen keheningan sebelum beat turun — keheningan memberi bentuk pada suara.
Setiap lagu yang pernah Anda cintai dibangun dari kumpulan blok bangunan yang sama: irama, melodi, dan harmoni. Hari ini kami akan membongkar blok-blok tersebut, melihat cara kerjanya, dan menyatukannya kembali.
Pemanasan
Sebelum Kami Mulai
Pikirkan tentang sebuah lagu yang Anda hafal. Bukan hanya yang Anda sukai — lagu yang bisa Anda nyanyikan sekarang tanpa melihat liriknya.
Apa Itu Irama?
Detak Jantung Musik
Irama adalah pola suara dan keheningan dalam waktu. Ini adalah elemen paling mendasar dari musik — Anda dapat memiliki irama tanpa melodi (pikirkan lingkaran drum), tetapi Anda tidak dapat memiliki melodi tanpa irama.
Tiga konsep kunci:
Beat — pulsa tetap yang berada di bawah musik. Ketika Anda mengetuk kaki Anda mengikuti lagu, Anda merasakan beat.
Tempo — seberapa cepat atau lambat beat berjalan. Lagu pengantar tidur memiliki tempo lambat. Lagu punk memiliki tempo cepat. Tempo diukur dalam BPM (beat per menit).
Time signature — bagaimana beat dikelompokkan. Di sinilah hal menarik dimulai.
Time Signatures
Menghitung Waktu
Time signature adalah dua angka yang ditumpuk di atas satu sama lain di awal sebuah karya musik.
4/4 time — empat beat per birama. Ini adalah time signature yang paling umum dalam musik populer. Rock, pop, hip-hop, country — hampir semuanya dalam 4/4. Hitung bersama: 1-2-3-4, 1-2-3-4. Terasa stabil dan alami.
3/4 time — tiga beat per birama. Ini adalah waktu waltz. Hitung bersama: 1-2-3, 1-2-3. Ini memiliki rasa yang menenangkan dan memutar — pikirkan kotak musik atau waltz.
6/8 time — enam beat per birama, dikelompokkan menjadi dua. Ini memiliki rasa yang bergoyang dan bergoyang. Banyak jig Irlandia dan balada menggunakan 6/8. Hitung bersama: 1-2-3-4-5-6, dengan penekanan pada 1 dan 4.
Syncopation — ketika irama menekankan off-beat alih-alih beat yang kuat. Ini menciptakan kejutan dan groove. Funk, jazz, dan reggae penuh dengan syncopation.
Apa Itu Melodi?
Bagian Yang Anda Nyanyikan
Melodi adalah urutan pitch yang diatur dalam waktu. Ini adalah bagian dari lagu yang Anda nyanyikan, peluit, atau nyanyikan di kamar mandi.
Untuk memahami melodi, kami perlu memahami beberapa hal tentang pitch.
Pitch — seberapa tinggi atau rendah suara catatan. Piccolo memainkan pitch tinggi. Tuba memainkan pitch rendah. Pitch ditentukan oleh frekuensi getaran suara.
Scales — sekumpulan pitch yang diatur dari rendah ke tinggi. Pikirkan sebuah tangga catatan. Dua skala paling penting adalah:
- Major scale — terdengar cerah, bahagia, dan terselesaikan. Pikirkan Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Ti-Do dari The Sound of Music. Itu adalah major scale.
- Minor scale — terdengar lebih gelap, lebih sedih, lebih misterius. Nada yang sama, tetapi dimulai dari tempat yang berbeda, yang mengubah pola langkah di antara mereka.
Intervals — jarak antara dua catatan. Beberapa interval terdengar halus dan menyenangkan (ketiga, kelima). Orang lain terdengar tegang dan tidak stabil (tritone — 'interval setan' yang dilarang dalam musik gereja abad pertengahan).
Apa Itu Harmoni?
Nada Bersama-sama
Melodi adalah satu nada sekaligus. Harmoni adalah apa yang terjadi ketika Anda memainkan tiga atau lebih nada pada saat yang sama.
Sekelompok nada yang dimainkan bersama disebut chord.
Consonance — ketika nada terdengar halus dan stabil bersama. Chord mayor (seperti C-E-G) adalah consonant. Terasa terselesaikan, lengkap, istirahat.
Dissonance — ketika nada terdengar tegang, bertabrakan, atau tidak stabil bersama. Dissonance bukan hal yang buruk — ini menciptakan ketegangan yang membuat resolusi terasa memuaskan. Soundtrack film horor penuh dengan dissonance. Begitu juga jazz.
Chord progressions — serangkaian chord yang dimainkan secara berurutan. Ini adalah tulang punggung sebuah lagu.
Progression chord yang paling umum dalam musik Barat adalah I-IV-V-I (satu-empat-lima-satu). Dalam kunci C, itu akan menjadi C mayor, F mayor, G mayor, C mayor.
Progression tunggal ini — atau variasi dekat — ada di ribuan lagu: 'Twist and Shout,' 'La Bamba,' 'Wild Thing,' 'Louie Louie,' dan banyak lainnya.
Ketika Anda mendengarkan lagu dan terdengar 'benar' — seperti chord menuju ke mana yang Anda harapkan — itu adalah progression chord melakukan pekerjaannya.
Bentuk Lagu
Bagaimana Lagu Dibangun
Sebagian besar lagu tidak acak — mereka mengikuti struktur, cetak biru.
Verse — bagian di mana cerita berkembang. Melodi tetap sama, tetapi kata-katanya berubah setiap kali. Verses memberi Anda informasi baru.
Chorus — bagian yang berulang dengan kata-kata dan melodi yang sama setiap kali. Chorus adalah inti emosional dari lagu — itulah bagian yang semua orang nyanyikan.
Bridge — bagian kontras yang muncul sekali, biasanya setelah chorus kedua. Ini memecah pola dan memberi telinga sesuatu yang baru sebelum chorus terakhir.
Struktur pop paling umum adalah: Verse - Chorus - Verse - Chorus - Bridge - Chorus
Tetapi struktur lebih dalam dari lagu-lagu pop:
- ABA form (juga disebut ternary form) — bagian, bagian kontras, kemudian kembali ke yang pertama. Banyak karya klasik dan standar jazz menggunakan ini.
- 12-bar blues — progression chord 12-ukuran spesifik (I-I-I-I, IV-IV-I-I, V-IV-I-I) yang merupakan fondasi blues, early rock and roll, dan jazz.
Repetisi dan Kejutan
Inilah rahasianya: repetisi menciptakan harapan. Kejutan menciptakan emosi.
Ketika chorus berulang, otak Anda belajar mengharapkannya. Ketika bridge memecah pola, terasa segar. Ketika chorus kembali setelah bridge, terasa seperti pulang ke rumah. Penulis lagu menggunakan ketegangan antara yang familiar dan yang tidak terduga untuk membuat Anda merasa sesuatu.
Mendengarkan Secara Aktif
Menyatukannya Semua
Anda sekarang memiliki kosakata untuk berbicara tentang musik dengan cara yang tidak bisa dilakukan kebanyakan orang.
Anda tahu tentang:
- Irama — beat, tempo, time signature, syncopation
- Melodi — pitch, scales, mayor dan minor keys, intervals
- Harmoni — chords, consonance dan dissonance, chord progressions
- Struktur — verse, chorus, bridge, ABA form, 12-bar blues
Sekarang saatnya untuk menggunakannya.
Pilih lagu apa pun — yang Anda cintai, yang sedang diputar sekarang, atau yang selalu ingin tahu. Dengarkan (atau putar ulang di kepala Anda) dan coba dengarkan dengan telinga baru Anda.